Pembangunan jaringan fiber optik di kawasan perkotaan membutuhkan sistem pelindung kabel yang aman, tahan lama, dan mudah diaplikasikan di lapangan. Salah satu material yang paling banyak digunakan sebagai ducting kabel fiber optik adalah pipa HDPE (High Density Polyethylene). Pipa HDPE berfungsi melindungi kabel fiber optik dari gangguan mekanis, tekanan tanah, serta kondisi lingkungan perkotaan yang kompleks.

Pada instalasi bawah tanah, jalur fiber optik sering berada di dekat utilitas lain seperti pipa air, drainase, dan kabel listrik. Oleh karena itu, dibutuhkan pipa pelindung yang memiliki fleksibilitas tinggi namun tetap kuat. Berdasarkan praktik standar internasional, pipa HDPE direkomendasikan karena mampu menyesuaikan dengan kondisi tanah tanpa mudah retak atau pecah, sekaligus membantu mengurangi risiko kerusakan kabel akibat pergeseran tanah dan getaran lalu lintas.

Pipa HDPE memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap kelembapan dan bahan kimia tanah. Material HDPE bersifat non-korosif, sehingga tidak mengalami karat atau degradasi meskipun terpasang dalam kondisi tanah basah dalam jangka waktu lama. Karakteristik ini menjadikan pipa HDPE sangat cocok untuk proyek jaringan fiber optik perkotaan yang ditargetkan memiliki umur layanan jangka panjang.

Dari sisi pemasangan, pipa HDPE dikenal mudah diinstal dan dirawat. Permukaan bagian dalam pipa yang halus membantu proses penarikan kabel fiber optik menjadi lebih lancar dan aman. Pipa HDPE juga dapat diaplikasikan pada berbagai metode instalasi, seperti open trench maupun ducting system, yang umum digunakan pada proyek infrastruktur perkotaan.

Sebagai salah satu produk yang digunakan untuk aplikasi jaringan fiber optik, Shuanglin Pipe atau Sholin Pipe telah teruji dan tersertifikasi untuk aplikasi Fiber Optik Telkom. Produk ini diproduksi sesuai dengan standar Telkom Indonesia STEL L-039-2008 Versi 2.2, dan dirancang khusus sebagai duct pelindung kabel fiber optik bawah tanah.

  • Menggunakan material HDPE solid wall dengan struktur dinding penuh dan homogen
  • Memiliki permukaan bagian dalam yang halus untuk mendukung proses penarikan kabel fiber optik
  • Memiliki fleksibilitas yang memadai untuk mengikuti kontur jalur instalasi tanpa mengurangi kekuatan pipa
  • Tahan terhadap kelembapan, bahan kimia tanah, dan kondisi lingkungan perkotaan
  • Diproduksi dan dikendalikan mutunya sesuai spesifikasi teknis Telkom Indonesia

Pada aplikasi jaringan fiber optik, pipa HDPE tersedia dalam berbagai pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan spesifikasi teknis, ketentuan operator, maupun permintaan proyek. Perbedaan warna pipa digunakan sebagai identifikasi fungsi dan jenis utilitas, sehingga memudahkan proses instalasi, inspeksi, serta pemeliharaan di lapangan. Selain itu, penggunaan warna tertentu membantu membedakan jalur fiber optik dari utilitas lain seperti pipa air, drainase, atau kabel listrik. Warna pipa HDPE dapat diproduksi sesuai standar yang berlaku maupun custom sesuai kebutuhan proyek, tanpa mempengaruhi karakteristik mekanis dan kualitas material pipa.

Dengan pemenuhan standar STEL L-039-2008 Versi 2.2 serta dukungan data teknis dan spesifikasi yang jelas, Shuanglin Pipe / Sholin Pipe memberikan kepastian mutu dan keandalan sebagai pilihan tepat untuk mendukung pembangunan jaringan fiber optik yang aman, efisien, dan berkelanjutan di kawasan perkotaan.

📌 Shopee: http://shopee.co.id/sholinpipe.indonesia

📌 Tokopedia: http://tokopedia.com/sholinpipeindo 

📌 Whatsapp : (+62) 821-3843-8329

  1. ISO 4427 – Plastics piping systems for water supply and for drainage and sewerage under pressure – Polyethylene (PE)
  2. ASTM D3350 – Standard Specification for Polyethylene Plastics Pipe and Fittings Materials
  3. ITU-T L.57 – Optical fibre cable management for outside plant
  4. IEC 60794 Series – Optical fibre cables – General specifications
  5. Plastics Pipe Institute (PPI) – Handbook of Polyethylene Pipe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *