Pipa HDPE Solid Wall menjadi pilihan utama untuk sistem perpipaan modern, terutama pada jalur buangan air pompa. Kombinasi antara pipa HDPE, stub end, dan flange memberikan kekuatan sambungan yang optimal, tahan tekanan, serta mempermudah proses instalasi dan pemeliharaan. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pipa HDPE Solid Wall adalah pipa berbahan High Density Polyethylene dengan dinding halus dan kuat. Material ini dikenal tahan korosi, fleksibel, awet, dan memiliki biaya perawatan rendah.

Stub End HDPE adalah fitting pendek yang disambung ke ujung pipa melalui butt fusion. Komponen ini berfungsi sebagai dudukan untuk flange.

Flange merupakan cincin logam yang berfungsi untuk membuat sambungan mekanis yang dapat dibongkar-pasang. Kombinasi stub end + flange memudahkan pipa HDPE tersambung ke pompa, valve, ataupun pipa metal.

1. Sambungan Sangat Kuat dan Tahan Tekanan

Sistem sambungan menggunakan stub end dan flange mampu menahan tekanan tinggi seperti PN10–PN16. Sambungan mekanis flange juga memudahkan proses bongkar pasang ketika pemeliharaan pada pompa diperlukan.

2. Tahan Korosi dan Zat Kimia

HDPE memiliki ketahanan kimia yang sangat baik, sehingga aman digunakan pada jalur buangan air pompa yang berpotensi membawa bahan korosif.

3. Instalasi Lebih Fleksibel

Struktur HDPE yang lentur membuat pemasangan lebih mudah meski jalur pipa memiliki belokan. Sistem flange juga memungkinkan instalasi modular tanpa pemotongan pipa saat pembongkaran.

4. Mudah Dipelihara

Sambungan flange dapat dilepas tanpa merusak pipa. Hal ini sangat membantu saat pembersihan pompa, penggantian valve, atau inspeksi berkala.

5. Efisiensi Hidraulik yang Lebih Baik

Dinding halus pada pipa HDPE Solid Wall mengurangi gesekan aliran, sehingga performa buangan air pompa menjadi lebih optimal sekaligus menekan konsumsi energi.

6. Tahan Water Hammer (Lonjakan Tekanan)

Sifat elastis HDPE membuatnya mampu meredam tekanan mendadak (water hammer), sehingga sistem perpipaan lebih aman dan minim risiko kerusakan akibat lonjakan tekanan.

Untuk memastikan jalur buangan pompa bekerja optimal, perhatikan hal berikut:

  • Pilih PN (Pressure Nominal) yang sesuai dengan tekanan pompa.
  • Gunakan metode butt fusion untuk menyambungkan stub end ke pipa HDPE.
  • Gunakan backing ring flange berkualitas (galvanis atau stainless).
  • Pasang gasket karet pada sambungan flange untuk mencegah kebocoran.
  • Lakukan inspeksi rutin, terutama pada baut flange dan kondisi gasket.

Menggunakan pipa HDPE Solid Wall dengan stub end dan flange adalah solusi terbaik untuk jalur buangan air pompa. Kombinasi ini memberikan:

  •  Sambungan kuat & tahan tekanan
  • Ketahanan korosi dan umur pakai panjang
  • Instalasi fleksibel & mudah dipelihara
  • Performa hidraulik yang efisien
  • Reduksi risiko water hammer

Dengan pemilihan material dan metode pemasangan yang tepat, sistem perpipaan HDPE mampu meningkatkan keandalan sistem pompa sekaligus menurunkan biaya perawatan.

📌 Shopee: shopee.co.id/sholinpipe.indonesia
📌 Tokopedia: tokopedia.com/sholinpipeindo
📌 Whatsapp : (+62) 821-3843-8329

https://www.shuanglinpipe.co.id/wp-content/uploads/2022/08/CARA-PENYAMBUNGAN-PIPA-HDPE-SOLID-WALL.pdf?utm_source=

https://www.jains.com/PDF/JainHDPEPipeJointing_Handling_StorageInstallationGuidelines.pdf?utm_source=

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *